jpnn.com - JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan jumlah ASN PNS dan PPPK, anggota TNI/Polri, serta pensiunan penerima Tunjangan Hari Raya atau THR 2026.
Airlangga menjelaskan, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun untuk pencairan THR 2026 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), TNI/Polri, serta pensiunan PNS.
Dia mengatakan anggaran THR bagi ASN tahun ini naik 10 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp49 triliun.
"Terkait THR Aparatur Sipil Negara Pemerintah Pusat, termasuk PPPK, TNI/Polri serta pensiunan, Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp55 triliun. Dibandingkan tahun lalu ini meningkat, tahun lalu Rp49 triliun, naik 10 persen," kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (3/3).
Pencairan THR dilakukan secara bertahap mulai 26 Februari 2026 hingga paling lambat H-7 sebelum Lebaran.
Airlangga memerinci jumlah penerima THR ASN 2026, yakni:
1. Sebanyak 2,4 juta ASN pusat serta TNI/Polri dengan total anggaran Rp22,2 triliun.
2. Sebanyak 4,3 juta ASN daerah akan menerima THR dengan total Rp20,2 triliun.











.jpeg)
































