jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan kegiatan belajar mengajar di SDN Ujung V Surabaya tetap berjalan normal, meski sebelumnya sempat terjadi genangan air di halaman sekolah yang menyebabkan upacara bendera tidak dapat dilaksanakan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Febrina Kusumawati mengatakan genangan air tersebut tidak berdampak pada proses belajar mengajar. Saat dilakukan pengecekan, kondisi lapangan sekolah juga sudah kembali surut.
"Saya pastikan bersama jajaran Dinas Pendidikan untuk cek semua kondisi-kondisi pasca-kejadian hujan itu apakah ada (lokasi) genangan itu. Kami lakukan antisipasi, mudah-mudahan tidak terjadi seperti kemarin lagi," kata Febrina, Senin (5/1).
Dia menjelaskan Dinas Pendidikan telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, salah satunya dengan membersihkan saluran air di sekitar area sekolah.
Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya untuk memastikan penanganan genangan berjalan optimal.
"Saya tadi menilik ke sana juga untuk memastikan, bahwa sebetulnya sudah tidak (menggenang), sudah clear semua. Kalau kelas enggak (tergenang), hanya lapangannya saja," ujarnya.
Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya Imam Syafi’i menegaskan, genangan air di lingkungan sekolah harus menjadi prioritas penanganan pemerintah.
"Kalau jalan tergenang mungkin dianggap biasa, tetapi kalau sekolah sampai banjir, responsnya harus secepat-cepatnya. Ini tempat anak-anak menuntut ilmu, jangan sampai proses belajar mengajar terganggu, apalagi di hari pertama masuk sekolah," katanya.










































