jateng.jpnn.com, BATANG - Kepolisian Resor Batang, Jawa Tengah, masih mendalami kasus kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk trailer pengangkut besi dengan dua mobil di KM 354+200 Tol Batang–Semarang.
Insiden yang terjadi pada Minggu (4/1) itu menewaskan satu orang dan menyebabkan lima lainnya mengalami luka-luka.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah mengatakan meskipun status penyidikan telah dinaikkan, polisi memilih bersikap hati-hati sebelum menetapkan pihak yang paling bertanggung jawab atas kecelakaan tersebut.
“Saat ini, pengemudi truk trailer atas nama Jumali (35) masih berstatus saksi. Belum kami tetapkan sebagai tersangka,” kata AKP Eka, Selasa (6/1).
Dia menjelaskan penyidik masih mengumpulkan berbagai alat bukti, termasuk menunggu hasil ramcek atau inspeksi keselamatan kendaraan, serta menyelesaikan proses berita acara pemeriksaan.
Menurut Eka, kepolisian tidak ingin gegabah dalam menetapkan tersangka karena masih menelusuri kemungkinan adanya faktor lain di luar kelalaian pengemudi, termasuk kondisi infrastruktur jalan tol di lokasi kejadian.
“Kalau kami menyangkakan kepada yang bersangkutan, itu harus benar-benar hati-hati. Kami cek semua faktor, apakah ada keterlibatan pihak lain atau tidak, termasuk kondisi jalan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga Semarang–Batang Nasrullah menegaskan dari sisi infrastruktur, ruas Tol Batang–Semarang dalam kondisi baik saat kecelakaan terjadi.










































