jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memajukan ekonomi kreatif, termasuk gim atau permainan dengan gawai elektronik.
Menurut Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar, Indonesia melalui industri gim bisa menjadi pemain penting di level dunia.
Irene menyampaikan hal itu saat membuka kejuaraan dunia Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) atau M7 World Championship di Jembatan Kota Intan, Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2), pada Jumat (9/1/2026). Dalam kesempatan itu, Wamen Irene didampingi Direktur Gim Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) Luat Sihombing.
“Kami sangat senang saat Indonesia dapat menjadi tuan rumah event M7 World Championship. Ini menjadi permulaan dari wujud nyata kolaborasi lintas sektor di industri kreatif yang dilakukan melalui event internasional," tutur Irene sebagaimana siaran pers Kemenekraf.
Co-founder lembaga nirlaba bidang pendidikan One Indonesia itu meyakini posisi sebagai tuan rumah event internasional, apalagi kompetisi olahraga elektronik (esports) M7 World Championship, jelas membawa efek positif. Irene menegaskan kegiatan berskala dunia kian itu mengukuhkan kekuatan Indonesia di sektor pariwisata.
"Tentu dampak dari penyelenggaraan turnamen ini telah mendatangkan teman-teman dari negara lain yang menyukai Indonesia as a tourist destination (Indonesia sebagai destinasi wisat, red),” imbuhnya.
Selain itu, Irene juga mengulas turnamen esports yang mengolaborasikan M7 Series dengan IP dan jenama lokal itu sebagai ajang internasional yang penting bagi Indonesia. Dia menyebut event sekaliber M7 World Championship bisa mengangkat jenama asli Indonesia ke kancah dunia.
Posisi Indonesia sebagai pusat esports dunia pun kian kokoh karena MLBB bukan sekadar gim, melainkan juga tren yang mencerminkan gaya hidup dan kultur digital sebagai ruang ekspresi baru. Irene menegaskan esports menjadi salah satu pilar pendorong ekonomi kreatif dunia.














































