jpnn.com, SITUBONDO - Pelaku pembunuhan satu keluarga di Situbondo, Jawa Timur, hingga kini belum terungkap.
Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan mengatakan telah meminta keterangan 15 orang saksi untuk mengungkap kasus ini.
"Saat ini kami masih melakukan pendalaman penyelidikan, semula lima orang saksi yang dimintai keterangan, salah satunya adalah ayah korban, dan saat ini sudah ada 15 orang yang dimintai keterangan," kata Agung, Senin (5/1/2026).
Ketiga korban pembunuhan itu, yakni Muhammad Hasim (58) dan istrinya, Suningsih (38), serta anak perempuannya, Umi Rahmania (18).
Mereka ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Dusun Watuketu, Desa Demung, Kecamatan Besuki, pada Minggu, 28 Desember 2025, sekitar pukul 07.00 WIB.
Mengenai hasil autopsi dari RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo, dia mengatakan ketiga korban meninggal dunia karena gagal nafas dan kehabisan banyak darah sehingga suplai oksigen ke otak berhenti.
"Hasil autopsi dari rumah sakit ketiganya meninggal karena kekurangan darah terlalu banyak dari luka (akibat senjata tajam) di leher," kata Agung.
Dia menambahkan pihaknya juga masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan Tim Identifikasi Sidik Jari Sistem Otomatis Indonesia (Inafis) serta hasil dari Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur beberapa hari lalu.













































