jateng.jpnn.com, SEMARANG - Sebanyak 172 barang milik penumpang tertinggal di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan seluruh barang yang tertinggal tersebut berhasil ditemukan dan diamankan oleh petugas selama 18 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Total nilai taksiran barang mencapai sekitar Rp 75 juta.
“Barang-barang yang tertinggal didominasi oleh handphone, laptop, uang tunai, serta berbagai barang pribadi lainnya,” kata Luqman, Minggu (4/1).
Luqman menjelaskan KAI telah menyediakan layanan Lost and Found sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan tambahan bagi pelanggan.
Meski demikian, dia menyebut bahwa kehati-hatian dalam menjaga barang bawaan tetap menjadi tanggung jawab masing-masing penumpang.
“KAI menyediakan sistem Lost and Found sebagai layanan pendukung bagi pelanggan, namun kehati-hatian dalam menjaga barang bawaan tetap menjadi tanggung jawab pribadi setiap pelanggan,” ujarnya.
Pihaknya mengimbau seluruh penumpang untuk senantiasa memeriksa kembali barang bawaannya, baik sebelum maupun sesudah melakukan perjalanan, terutama saat turun dari kereta dan meninggalkan area stasiun.
“Kami mengingatkan pelanggan untuk selalu memperhatikan barang bawaannya, baik saat berada di ruang tunggu, di dalam kereta, maupun ketika turun di stasiun tujuan. Pastikan tidak ada barang yang tertinggal sebelum meninggalkan tempat duduk,” tutur Luqman.











































