jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani menyebut pemerintah perlu mempertimbangkan libur sekolah secara sementara di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Khususnya apabila kualitas udara sudah berada pada tingkat yang tidak sehat bagi anak-anak," kata dia melalui layanan pesan, Jumat (21/8).
Lalu mengatakan kondisi karhutla di Kalimantan saat ini berpotensi menimbulkan kabut asap dan menurunkan kualitas udara.
Dia mengingatkan keselamatan dan kesehatan peserta didik harus menjadi prioritas dari peristiwa tersebut.
Lalu mengatakan langkah meliburkan sekolah secara sementara bukan berarti menghentikan proses pendidikan.
"Kebijakan ini dapat dilakukan sebagai langkah perlindungan sementara, dengan pembelajaran tetap dilaksanakan melalui metode daring atau penugasan dari rumah apabila kondisi memungkinkan," ujarnya.
Lalu menuturkan keputusan meliburkan pembelajaran sebaiknya didasarkan pada data kualitas udara.
"Termasuk, tingkat paparan asap, serta rekomendasi instansi kesehatan dan kebencanaan setempat, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran," kata legislator fraksi PKB itu.









































