jpnn.com - Semen Padang tak mampu menyembunyikan rasa kecewanya seusai menelan kekalahan dari Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga lanjutan BRI Super League 2025/26.
Bertandang ke Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Selasa (24/2/2026), tim berjuluk Kabau Sirah itu keok dengan skor 0-4.
Jala gawang Kabau Sirah yang dikawal Arthur kebobolan oleh Moussa Sidibe (27', 53'), Ryo Matsumura (50'), serta Bernard Doumbia (74').
Pelatih Semen Padang Dejan Antonic mengaku kecewa dengan keputusan wasit yang memberikan penalti cepat kepada Bhayangkara FC.
Setelah kebobolan, juara LPI 2011/12 itu bermain dalam tekanan sehingga akhirnya harus menelan kekalahan telak pada laga tersebut.
"Saya enggak mau terlalu banyak bicara karena saya mungkin masih emosi."
"Saya bisa lihat pertandingan cukup lucu. Dua penalti langsung dan kartu merah," ungkap pelatih kelahiran 22 Januari 1969 itu.
Kekalahan ini membuat Semen Padang makin tertekan dalam upaya keluar dari zona degradasi Super League 2025/26.












































