jpnn.com, JAKARTA - Badan Pengelola (BP) Kawasan Cirebon-Patimban-Kertajati (Rebana) menawarkan berbagai peluang investasi kawasan industri kepada investor dan pelaku usaha Selangor, Malaysia, dalam ajang Selangor International Business Summit (SIBS) ASEAN 2026 di Kota Bandung.
Kepala Pelaksana BP Rebana Helmy Yahya mengatakan forum tersebut menjadi momentum untuk mempromosikan potensi investasi Jawa Barat, khususnya kawasan Rebana Metropolitan.
"Kerjaan saya di Rebana adalah mempromosikan dan mengundang investor. Minat yang muncul luar biasa bagus. Tinggal bagaimana kita menindaklanjuti dengan mempermudah perizinan, mengurangi birokrasi, dan menyiapkan tenaga kerja yang dibutuhkan," kata Helmy, Senin (13/7).
Helmy menjelaskan Rebana Metropolitan meliputi tujuh kabupaten dan satu kota dengan jumlah penduduk sekitar 10 juta jiwa. Kawasan itu memiliki empat kawasan industri dengan luas sekitar 43 ribu hektare.
Menurut dia, tingkat keterisian kawasan industri saat ini masih di bawah 10 persen sehingga peluang investasi masih sangat terbuka.
"Artinya kami masih memiliki potensi investasi yang sangat besar. Investor dapat berinvestasi di berbagai sektor," ujarnya.
Helmy menambahkan kawasan Rebana didukung sejumlah infrastruktur strategis, seperti Bandara Internasional Kertajati, Pelabuhan Patimban, dan jaringan jalan tol yang terintegrasi.
Dia juga menyebut Jawa Barat masih menjadi tujuan investasi terbesar di Indonesia dengan jumlah penduduk lebih dari 47 juta jiwa dan tenaga kerja mencapai 26 juta orang.








































