Begini Nasib Impor Minyak RI Seusai AS dan Venezuela Berkonflik

1 week ago 46

Begini Nasib Impor Minyak RI Seusai AS dan Venezuela Berkonflik

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Ilustrasi kilang minyak milik Pertamina. Foto: Dokumentasi Humas Pertamina

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko) Airlangga Hartarto mengatakan, hingga saat ini konflik antara Amerika Serikat dan Venezuela belum berdampak terhadap harga minyak impor Indonesia.

Hingga saat ini Airlangga menyebut, pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan yang terjadi antara Amerika Serikat dan Venezuela.

Menurutnya, sebagai salah satu sumber minyak dunia, Venezuela sedikit banyak akan mempengaruhi pergerakan harga minyak global.

"Harga minyak kami monitor, kalau satu-dua hari ini pun tidak ada perubahan, tidak ada gejolak yang tinggi," ujar Airlangga, Senin (5/1).

Airlangga menyebut saat ini harga minyak dunia masih relatif rendah atau sekitar USD 63 per barel.

Dengan adanya eskalasi politik antara kedua negara, maka diprediksi harga minyak dunia akan melambung.

Namun demikian, Airlangga menegaskan bahwa pemerintah akan selalu memonitor dan berkoordinasi terhadap perubahan harga, serta mempersiapkan langkah antisipasi.

PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) menegaskan bahwa aset minyak milik mereka di Venezuela tidak terdampak menyusul serangan Amerika Serikat ke negara tersebut.

Pemerintah menyebut hingga saat ini konflik antara Amerika Serikat dan Venezuela belum berdampak terhadap harga minyak impor Indonesia.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |