jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyebut kasus bergabungnya Warga Negara Indonesia (WNI) yang berstatus anggota Brimob sebagai tentara Rusia berpotensi membentuk persepsi negara asing terhadap Indonesia.
Menurutnya, hal tersebut sangat tidak sejalan dengan sikap pemerintah.
"Berpotensi menimbulkan persepsi yang tidak sejalan dengan sikap resmi pemerintah," kata Dave kepada awak media, Minggu (18/1).
Legislator fraksi Golkar itu menilai pemerintah perlu menangani kasus Brimob bergabung sebagai tentara Rusia secara hati-hati.
Salah satu pertimbangannya yakni gar tidak berefek negatif berkaitan persepsi negara asing.
"Biar tidak menimbulkan dampak diplomatik yang lebih luas," ujarnya.
Dave Laksono menuturkan pemerintah Indonesia perlu menekankan sikap negara yang tidak berpihak ke blok tertentu di level dunia, setelah anggota Brimob bergabung sebagai tentara Rusia.
"Perlu menekankan bahwa Indonesia sebagai negara berdaulat memiliki prinsip politik luar negeri bebas aktif," ujarnya.














































