Anak Harimau Benggala Mati, Farhan: Pengelolaan Satwa di Bandung Zoo Harus Dievaluasi

8 hours ago 25

 Pengelolaan Satwa di Bandung Zoo Harus Dievaluasi

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Salah satu harimau Benggala saat berjemur di Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo), Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026). ANTARA/Rubby Jovan

jpnn.com, KOTA BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan buka suara soal kematian seekor anak harimau Benggala bernama Hara berusia delapan bulan di Bandung Zoo pada Selasa (24/3).

Ia menegaskan peristiwa tersebut harus menjadi bahan evaluasi menyeluruh dalam pengelolaan satwa, khususnya terkait dengan pengawasan penyakit menular pada hewan.

“Saya sangat prihatin dan sedih, tetapi ini menjadi perhatian serius agar ke depan bisa diantisipasi dengan lebih baik,” ujar dia di Bandung, Rabu.

Ia menjelaskan pemerintah baik pusat, provinsi, maupun kota akan memastikan kejadian serupa tidak terulang, sekaligus menjamin kesejahteraan satwa tetap terjaga.

Juru Bicara Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat Eri Mildranaya mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lengkap terkait dengan penyebab kematian satwa tersebut.

“Betul (mati), tetapi hasilnya belum kami dapatkan secara lengkap, besok setelah hasil periksa oleh dokter hewan,” kata dia.

Pihaknya akan melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kematian satwa itu.

“Lengkapnya nanti ketika hasil sudah kami dapatkan,” ujarnya.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan buka suara soal kematian seekor anak harimau Benggala bernama Hara berusia delapan bulan di Bandung Zoo pada Selasa (24/3).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
| | | |