jpnn.com, JAKARTA - Guru Besar Fakultas Teknik dan Teknologi Pertanian IPB University, Endang Prangdimurti mengungkapkan minyak sawit merah memiliki potensi besar untuk menjawab berbagai tantangan kesehatan.
Minyak ini mengandung nutrisi tinggi seperti tokoferol, tokotrienol, karotenoid, serta elemen penting berupa pro-vitamin A, vitamin E, dan squalene.
Endang menjelaskan pengoptimalan minyak sawit merah dapat menjadi solusi efektif bagi persoalan stunting yang saat ini dihadapi Indonesia.
Kandungan pro-vitamin A di dalamnya berperan penting mengatur hormon pertumbuhan dan sistem imun, sementara squalene berfungsi mendukung perkembangan otak.
“Jadi, memang minyak sawit merah ini memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi,” kata Endang di Jakarta, baru-baru ini.
Endang menjelaskan manfaat kesehatan produk ini juga mencakup pencegahan penyakit kardiovaskular serta gangguan kognitif seperti Alzheimer dan Parkinson.
Dia mengimbau agar produk minyak sawit merah disajikan dalam bentuk suplemen seperti kapsul atau sirup agar lebih diterima oleh masyarakat.
“Penyajian produk minyak sawit merah bisa seperti minyak ikan. Jadi, minyak sawit merah dikonsumsi oleh manusia untuk suplemen," ujarnya.









































